Social Icons

Tampilkan postingan dengan label bumbu dapur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bumbu dapur. Tampilkan semua postingan

Mengenal Bumbu Masak: Wijendan Minyak Wijen

Bumbu dan rempah masakan ada yang berasal dari batang, bunga, biji, umbu dan akar tanaman. Salah satu bumbu yang sering digunaan untuk memasak adalah biji dan minyak wijen. Yuk kita kenali lebih dekat.

Biji Wijen/Sesame Seed (Sesamum indicum L.) banyak digunakan sebagai campuran dan bumbu masakan. Aroma wangi yang khas memberikan efek aroma gurih pada masakan terutama masakan tumisan ala oriental. Sebelum digunakan sebagai bumbu masak, biji wijen biasanya disangrai terlebih dahulu agar muncul aroma gurih khas wijen. Beberapa jenis kue, seperti onde-onde juga menggunakan biji wijen untuk taburan kulit luar kue onde-onde. 

Di pasaran dijual biji wijen hitam dan wijen putih. Selain bijinya, wijen juga diekstrak minyaknya menjadi minyak wijen yang populer sebagai bumbu masakan Asia. Minyak wijen dijual dalam kemasan botol kaca. Anda bisa membeli minyak wijen di supermarket besar. Teks & Foto: Budi Sutomo.

Mengenal Bumbu Masak - Taoco danTausi

Bumbu masak banyak sekali ragamnya. Salah satunya adalah taoco dan tausi. Bentuk dan gegunaannya mirip dan bisa saling menggantikan. Kenali karakteristik kedua bumbu ini agar Anda tidak salah pilih.
 
Taoco
Taoco adalah bumbu yang terbuat dari fermentasi kacang kedelai dan rempah-rempah. Aromanya menyengat dan sangat khas. Rasanya sedikit asam dan warnanya kecoklatan. Memberikan rasa yang lezat pada masakan. Cah kangkung adalah salah ssatu jenis masakan yang menggunakan tauco sebagai bumbunya. Dijual dalam kemasan botol dan masih terlihat butiran biji 

Tausi
Adalah bumbu hasil dari fermentasi kedelai hitam. Citarasanya mirip dengan tauco namun lebih ringan. Dijual dalam kemasan botol di dalam larutan air. Kuliner Asia, seperti masakan Cina banyak menggunakan taosi sebagai bumbunya. Bisa dibeli disupermarket bagian bumbu masakanan Asia. Teks & Foto: Budi Sutomo.

Mengenal Bumbu Dapur - Lada


Citarasa pedas lada membuat hidangan lebih menggugah selera. Banyak ragam jenis lada, seperti lada hitam, lada merah, lada putih, dan lada hijau. Mari kita kenali fungsi dan kegunaan lada di dalam masakan.

Lada Putih/Merica (Piper nigrum L) 
Lada putih dibuat dari biji lada tua yang dikeringkan dan dikupas kulitnya. Paling banyak digunakan sebagai bumbu dapur. Seperti bumbu sup, ayam goreng, atau steak. Citarasa pedas dan aroma khas bisa diperoleh dengan menambahkan lada jenis ini. Dijual dalam bentuk utuh dan dihaluskan. Sangrai sebelum digunakan agar aroma lebih tajam. 

Lada Hitam 
Diperoleh dari lada yang tidak terlalu tua. Setelah dipetik dikeringkan dengan kulitnya sehingga permukaannya keriput dan kehitaman. Dijual dalam bentuk butiran dan tumbuk. Biasanya digunakan untuk bumbu olahan daging seperti steak dan hidangan panggang.


 
Lada Merah 
Sejenis lada dengan warna merah. Rasanya tidak terlalu pedas dan agak manis. Biasanya digunakan bersamaan dengan jenis lada yang pedas. Cocok untuk olahan seafood. Dijual dalam bentuk segar dan kering. 
 
Lada Hijau 
Sebenarnya lada hijau adalah lada yang dipetik saat belum terlalu tua dan warnanya masih kehijauan. Dijual dalam bentuk kering, segar  dan direndam dalam larutan bumbu. Lezat untuk bumbu masakan ayam atau seafood. Budi Sutomo.

Mengenal Bumbu Masakan - Asam Kandis & Asam Gelugur

Selain Asam jawa dan asam sunti. Asam gelugur dan asam kandis juga sering ditambahkan sebagai bumbu dapur masakan Indonesia. Yuk kita mengenal asam ini lebih dekat.

Asam Gelugur (Garcinia atroviridis Griffith et Anders)

Salah satu asam yang cukup populer sebagai bumbu adalah asam gelugur Bumbu ini terbuat dari buah  dari keluarga buah manggis namun sepintas buah segarnya mirip dengan  jeruk purut atau jeruk keprok dengan kulit bergelombang. Buah diiris tipis kemudian dijemur hingga kering. Asam gelugur banyak dipakai dalam masakan Sumatera. Asam gelugur memberikan rasa asam tanpa membuat masakan keruh seperti jika menggunakan air asam jawa. Dijual dalam bentuk kering di supermarket atau pasar tradisional. Penggunaanya tinggal mengiris tipis asam gelugur dan ditambahkan 2 - 4 potong dalam masakan. Semakin banyak asam gelugur ditambahkan maka citarasa masakan semakin asam.
Selain di Indonesia, asam dari family tanaman Guttiferae ini juga banyak dipakai di negara Asia, seperti di  Thailand dikenal dengan nama Som Khaek dan di Malaysia di kenal dengan nama Asam Gelugor. Di Malaysia, asam gelugur sering di tambahkan dalam hidangan fish curriesatau kari ikan
 
Asam Kandis (Garcinia xanthochymus)

Kuliner Sumatra paling banyak menggunakan asam kandis sebagai bumbu masakan. Biasanya digunakan untuk memberi citarasa asam pada acar atau kari. Bumbu ini dijual dalam bentuk kering.  Selain di Indonesia, bumbu ini juga banyak digunakan di dapur Sri Lanka dan India.