Social Icons

Tampilkan postingan dengan label rempah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rempah. Tampilkan semua postingan

Mengenal Bumbu Masak: Wijendan Minyak Wijen

Bumbu dan rempah masakan ada yang berasal dari batang, bunga, biji, umbu dan akar tanaman. Salah satu bumbu yang sering digunaan untuk memasak adalah biji dan minyak wijen. Yuk kita kenali lebih dekat.

Biji Wijen/Sesame Seed (Sesamum indicum L.) banyak digunakan sebagai campuran dan bumbu masakan. Aroma wangi yang khas memberikan efek aroma gurih pada masakan terutama masakan tumisan ala oriental. Sebelum digunakan sebagai bumbu masak, biji wijen biasanya disangrai terlebih dahulu agar muncul aroma gurih khas wijen. Beberapa jenis kue, seperti onde-onde juga menggunakan biji wijen untuk taburan kulit luar kue onde-onde. 

Di pasaran dijual biji wijen hitam dan wijen putih. Selain bijinya, wijen juga diekstrak minyaknya menjadi minyak wijen yang populer sebagai bumbu masakan Asia. Minyak wijen dijual dalam kemasan botol kaca. Anda bisa membeli minyak wijen di supermarket besar. Teks & Foto: Budi Sutomo.

Daun Kesum - Bumbu Wajib Laksa Malaysia

Daun Kesum (Polygonum odoratum) adalah tanaman asal tanaman Asia Tenggara. Masyarakat Singapura dan Malaysia biasanya menggunakan daun ini sebagai salah satu bumbu wajib masakan laksa. Aroma harum dan cita rasa pedas daun kesum sangat khas dan dapat mengurangi aroma amis pada olahan ikan, ayam atau daging.

Seni kuliner Indonesia tidak banyak menggunakan daun kesum sebagai bumbu masakan. Biasanya komunitas Cina Singapura, Malaysia atau sebagian masyarakat Sumatera seperti orang Aceh yang menggunakan daun kesum sebagai bumbu masakan. Selain di Malaysia dan Singapura, daun dari famili tanaman Polygonaceae juga populer di dapur Thailand, orang Thailand menyebutnya dengan nama phak phai. Sedangkan di Vietnam disebut dengan rau ram. Sebutan populer lain untuk daun kesum adalah daun laksa/laksa leaf, daun kesom, daun senahun, Vitnamese coriander, dan Cambodian mint.

Daun kesum merupakan tanaman perdu. Menyukai media tanam yang gembur, cukup air dan sedikit ternaungi. Perbanyakannya sangat mudah, bisa dilakukan dengan stek batang atau pemisahan rumpun/anakan. Penggunaan dalam masakan bisa digunakan dalam kondisi segar maupun kering. Daun kesum memiliki aroma yang “wangi” dan rasa tajam, seperti campuran antara daun kemangi dan daun salam koja(daun kari). Rasanya agak pedas. Biji daun kesum yang pedas konon dijadikan campuran membuat wasabi. Gunakan 10-20 lembar daun kesum untuk masakan yang menggunakan 1 liter santan/cairan.

Daun kesum bisa menggantikan penggunaan daun kemangi atau daun salam koja dalam masakan. Hidangan sup ikan asam pedas, laksa, kari ikan, dan kari ayam lebih lezat jika menggunakan daun kesum sebagai salah satu campuran bumbunya. Aroma wangi daun kesum bisa mengurangi bau amis ikan atau daging. Selain meningkatkan rasa masakan, daun kesum yang pedas ternyata banyak manfaatnya untuk kesehatan, seperti menyuburkan dan menghitamkan rambut, mencegah perut kembung, mengobati cacingan, merangsang haid, pengobati penyakit kudis dan mempercepat pemulihan kesehatan paska melahirkan.